TERNATE, PNc — Persiapan menghadapi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) V Maluku Utara di Tobelo, Kabupaten Halmahera Utara terus dilakukan panitia besar terutama dalam hal teknis untuk pertandingan.
Setelah dilakukan Chef de Mission (CdM) Meeting 1 mulai tanggal 1 hingga 15 April 2026, sekaligus dilakukan pendaftaran entry by number.
Ketua Tim Keabsahan Panitia Besar Porprov V Maluku Utara, Asri La Tho, mengatakan, pendaftaran untuk entry by number Porprov V 2026 dilakukan berbasis online sesuai keputusan yang telah disampaikan saat CdM meeting 1.
“Untuk entry by number tanggal 1 sampai 15 April 2026, dan dilanjutkan entry by name tanggal 16 sampai 25 April 2026. Jika ada KONI kabupaten/kota yang sudah selesai menginput entry by number, bisa dilanjutkan ke entry by name,” ujar Asri kepada Piling News, Rabu (01/04/2026).
Asri mengatakan, setelah penginputan, akan dilanjutkan dengan CdM Meeting 2 dan DRM yang akan dilansungkan di Tobelo, Halmahera Utara.
Kepada KONI kabupaten/kota diharapkan segera melakukan penginputan sampai akhir batas waktu sesuai tanggal yang ditetapkan.
Asri juga memaparkan, tim keabsahan sudah mulai bekerja bersama sejak 2 bulan lalu. Diawali dengan verifikasi cabang olahraga (Cabor) yang ada di bawa naungan KONI, serta merunut nomor pertandingan. Hal ini dilakukan melalui verifikasi ketat, imbas dari penyesuaian keuangan daerah.
Dari 35 Cabor di Provinsi Maluku Utara, kata Asri, sampai saat ini, untuk sementara baru 25 Cabor yang telah lolos verifikasi awal. Termasuk nomor/kelas Cabor yang akan dipertandingan pada Porprov ke V di Kabupaten Halmahera Utara.
“Semua diverifikasi oleh tim yang telah dibentuk, dan diawasi langsung Ketua PB Porprov V Propinsi Maluku Utara, bapak Makmur Gamgulu. Dalam verifikasi sementara, untuk kabupaten/kota serta Cabor yang pernah ikut serta dalam PON sebelumnya, baru berkisar 2119 atlet telah terdata. Dan nantinya akan diverifikasi dan divalidasi tim keabsahan Porprov V Maluku Utara untuk bertanding pada event olahraga tingkat Provinsi di Tobelo, Halmahera Utara ini,” jelas Asri.
Asri menambahkan, pihaknya selaku tim keabsahan, sesuai masukan dan saran yang diterima pada rapat CDM 1, akan bertekad bekerja sesuai yang diharapkan, independen, jujur dan tertib.
“Masukan-masukan inilah membuat kami tim Keabsahan selalu menjaga kepecayaan. Sebab, diantara kunci sukses penyelenggaraan Porpov itu, adalah bagaimana tim keabsahan melakukan verifikasi dan validasi seluruh atlet yang akan bertanding di Porprov sesuai regulasi,” terang Asri.
Pihaknya juga berjanji, akan mengawal seluruh verifikasi dan validasi terhadap atlet yang bakal berlaga. “Jadi atlet betul-betul sah bertanding, dan sah pula mendapat medali. Terkait verifikasi dan validasi ini, untuk memudahkan komunikasi bila ada kendala, kami juga telah membuat grup khusus untuk admin KONI kabupaten dan kota demi kepentingan konsultasi dan lain-lain,” tandas Asri.(red/tim)



























Komentar