TERNATE, PNc—Pemerintah Provinsi Maluku Utara di tahun 2026 melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR), telah mengalokasikan anggaran lebih kurang 32 milyar 149 juta rupiah, untuk pembangunan tiga jembatan, dan satu jembatan pembangunan lanjutan, pada ruas jalan dari Desa Bibinoi menuju Desa Wayatim, Kecamatan Bacan Timur Tengah, Kabupaten Halmahera Selatan, Provinsi Maluku Utara (Malut).
Tiga jembatan yang siap dibangun tersebut diantaranya, jembatan Ake Bibinoi sepanjang 30 meter dengan alokasi anggaran senilai Rp.7.026.000.000. Kemudian jembatan Ake Raim, membentang sepanjang 80 meter, dengan alokasi anggaran Rp.15.071.000.000. Sedangkan untuk jembatan Ake Mou akan dibangun sepanjang 30 meter, dengan total anggaran yang telah dialokasikan senilai Rp.7.026.000.000. Sementara satu jembatan dengan status pekerjaan lanjutan, yakni jembatan Ake Tomara sepanjang 10 meter, dengan alokasi anggaran Rp.3.026.000.000.
Kepala Bidang Bina Marga (Kabid BM) Dinas PUPR Provinsi Maluku Utara, Nasarudin Salama, saat dikonfirmasi PilingNews.com, Jumat (19/12/2026), membenarkan akan rencana pembangunan empat ruas jembatan tersebut di tahun 2026.
“Iya benar. Ada tiga jembatan yang akan kita kerjakan pembangunannya. Yaitu jembatan Ake Bibinoi, Ake Raim, dan Ake Mou. Sementara untuk Ake Tomara, itu pekerjaan lanjutan,” ucap Kabid Nasarudin Salama.
Saat ditanya, masih ada satu jembatan tersisa yang membentang antara Desa Tabapoma dan Desa Tutupa, Nasarudin mengatakan, bahwa jembatan tersebut belum dialokasikan anggarannya.
Begitu juga soal pengaspalan jalan yang membentang ruas Bibinoi-Wayatim, belum dialokasikan anggarannya. “Kita masih fokus untuk pembangunan tiga jembatan dan satu jembatan pembangunan lanjutan di tahun 2026 ini,” terang Nasarudin.(red/tim)





























Komentar