TERNATE, PNc – Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Provinsi Maluku Utara terus menunjukkan komitmennya menghadirkan infrastruktur jalan yang aman, nyaman, dan berkualitas untuk masyarakat di wilayah Maluku Utara.
Di bawah kepemimpinan Kepala Balai H. Abdul Hamid Payapo dan Kepala Satker PJN II, Anggaiat G. Napitululu, semangat percepatan pembangunan menjadi fokus utama seluruh satuan kerja di lingkungan BPJN.
Komitmen tersebut mendorong setiap pejabat pelaksana teknis untuk meningkatkan kinerja dan menuntaskan pekerjaan sesuai target yang telah ditetapkan.
Salah satu progres signifikan terlihat pada Paket Multi Years 2025-2026 yang ditangani PPK 2.3 ruas Weda-Mafa-Matuting-Saketa (WMMS), Halteng-Halsel. Hingga awal Mei 2026, pekerjaan rekonstruksi jalan menunjukkan capaian yang memuaskan dan mendekati tahap perampungan.
Sejumlah titik strategis yang sebelumnya mengalami kerusakan maupun penurunan kualitas badan jalan kini telah ditangani secara bertahap. Termasuk di antaranya pekerjaan penurunan elevasi jalan di wilayah Saketa yang progresnya menuju pencapaian 100 persen.
Selain pekerjaan rekonstruksi, BPJN juga melakukan perataan bahu jalan di sepanjang ruas Weda-Mafa, tepatnya di kawasan Wairoro. Penanganan ini dinilai penting untuk meningkatkan keselamatan pengguna jalan sekaligus memperpanjang usia konstruksi jalan nasional.
“Perataan bahu jalan bertujuan meningkatkan keamanan dan kenyamanan berkendara, mencegah genangan air yang dapat merusak lapisan aspal, serta memperkuat struktur perkerasan jalan. Selain itu, bahu jalan juga berfungsi sebagai area aman untuk berhenti darurat dan akses kendaraan petugas,” jelas PPK 2.3 WMMS, Joone Seisi Manus, Kamis (07/05/2026).
Menurutnya, pekerjaan bahu jalan menjadi bagian penting dalam sistem konstruksi jalan nasional karena berfungsi menopang beban di sisi perkerasan utama sehingga risiko kerusakan tepi jalan dapat diminimalisir.
Ia berharap, dengan semakin baiknya kondisi ruas jalan Weda-Mafa-Matuting-Saketa, mobilitas masyarakat dan distribusi logistik antarwilayah dapat berjalan lebih lancar. Infrastruktur jalan yang memadai juga diharapkan mampu menunjang pertumbuhan ekonomi, mempercepat konektivitas kawasan, serta meningkatkan akses masyarakat terhadap layanan dasar di wilayah Halmahera dan sekitarnya.(red/tim/ist/itc)



























Komentar